Kedengarannya seperti sekuel Superman tahun 1978 tetapi ini adalah masalah yang sangat mendesak hari ini: Bumi berputar lebih cepat dari biasanya.
Perubahan rotasi bumi adalah yang kecil tetapi cukup besar sehingga dapat menyebabkan apa yang disebut 'lompatan negatif kedua'. Itu berarti bahwa, beberapa tahun dari sekarang, kita mungkin harus 'kehilangan' detik dari jam kita untuk memperhitungkannya.
Ini berasal dari studi yang diterbitkan bulan ini di Nature. Berjudul “Masalah ketepatan waktu global yang ditunda oleh pemanasan global” dan ditulis oleh Duncan Carr Agnew, ia menghubungkan masalah ini dengan pencairan es kutub dan pemanasan global.
Dari laporan AP tentang penelitian ini:
“Ini adalah situasi yang belum pernah terjadi sebelumnya dan masalah besar,” kata pemimpin studi Duncan Agnew, seorang ahli geofisika di Scripps Institution of Oceanography di University of California, San Diego. “Ini bukan perubahan besar dalam rotasi bumi yang akan menyebabkan beberapa bencana atau apa pun, tetapi itu adalah sesuatu yang terkenal. Ini adalah indikasi lain bahwa kita berada dalam waktu yang sangat tidak biasa.” Peleburan es di kedua Polandia Bumi telah menangkal ledakan kecepatan planet ini dan kemungkinan akan menunda penghitungan kedua global ini sekitar tiga tahun, kata Agnew.
“Kami menuju lompatan negatif kedua,” kata Dennis McCarthy, pensiunan waktu untuk Observatorium Angkatan Laut AS yang bukan bagian dari penelitian ini. “Ini masalah kapan.” Ini adalah situasi yang rumit yang melibatkan fisika, politik kekuasaan global, perubahan iklim, teknologi dan dua jenis waktu. […] McCarthy mengatakan tren untuk membutuhkan lompatan negatif kedua jelas, tetapi dia pikir itu lebih berkaitan dengan bumi menjadi lebih bulat dari pergeseran geologis dari akhir zaman es terakhir.
Tiga ilmuwan luar lainnya mengatakan studi Agnew masuk akal, menyebut buktinya menarik. Tapi Levine tidak berpikir lompatan negatif kedua akan benar -benar dibutuhkan. Dia mengatakan tren perlambatan keseluruhan dari pasang telah ada selama berabad -abad dan berlanjut, tetapi tren yang lebih pendek di inti Bumi datang dan pergi. “Ini bukan proses di mana masa lalu adalah prediksi yang baik tentang masa depan,” kata Levine. “Siapa pun yang membuat prediksi jangka panjang tentang masa depan berada di tanah yang sangat, sangat goyah.”
Sebagai penggemar scifi, saya tidak bisa mengatakan saya setuju dengan kutipan terakhir itu tentu saja. Prediksi Arthur C. Clarke terus memukau dengan akurasi mereka, dan para pemimpin pemikiran seperti Ray Kurzweil juga menawarkan peta jalan yang akurat. Saya ingin membaca cerita pendek tentang bagaimana satu detik yang dilewati bisa mengarah pada sesuatu yang besar!